Pages

Monday, November 15, 2010

Ir. Soekarno

Ir. Soekarno
Ir. Soekarno
Ir. Soekarno adalah seorang presiden pertama negara kita Indonesia, beliau lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Blitar, Jawa Timur. Beliau lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodiharjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai, jadi dapat diketahui beliau berdarah Jawa-Bali. Masa jabatan beliau sebagai presiden dari tahun 1945-1967 atau selama 21 tahun (lebih tepatnya 17 Agustus 1945-12 Maret 1967).
  • SEJARAH
Di sini saya tidak akan banyak bercerita tentang sepak terjang beliau dalam perpolitikan, melainkan dalam kehidupan beliau.
Ketika dilahirkan, beliau diberi nama Kusno Sosrodiharjo oleh orang tuanya, tapi hal itu terus diubah oleh ayahnya menjadi Soekarno karena pada saat masih kecil, beliau sering sakit. Nama tersebut diambil dari nama panglima perang Bathara Yudha "Karna" dan awalan "Su" itu dalam bahasa jawa berarti baik.
Tapi tercantum nama Achmed Soekarno pada sumber mesin pencari Wikipidea (Sumber saya belajar) berbahasa Ceko, Wales, Denmark, Jerman, dan Spanyol. Hal itu terjadi karena suatu hari saat beliau berkunjung ke luar negeri ditanya oleh wartawan "Siapa nama kecil Soekarno?" karena di Indonesia tidak mengenal marga maka ditulis Achmed Soekarno. Aneh juga ya...
Ternyata beliau mempunyai saudara perempuan (kakak) yang bernama Sukarmini yang lahir sebelum Soekarno. Saat kecil beliau tinggal bersama kakeknya Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Tapi kemudian beliau pindah ke Mojokerto mengikuti orang tuanya yang dipindah tugaskan ke Mojokerto, tidak saja pindah rumah, beliau juga pindah sekolah. Kemudian oleh ayahnya Raden Soekemi Sosrodihardjo beliau dimasukkan ke Eerste Inlandse School,tempat ayah beliau bekerja. Kemudian pada Juni 1910, beliau dipindahkan lagi ke Europeeschee Lagere School (ELS), hal ini untuk memudahkan beliau masuk di Hopgere Burger School (HBS).
Dan pada tahun 1915, beliau telah menyelesaikan pendidikannya di ELS yang kemudian melanjutkan di HBS di Surabaya, Jawa Timur. Dengan bantuan teman ayahnya yaitu H.O.S Tjokroaminoto, beliau dapat diterima di HBS dan mendapat tempat tinggal oleh H.O.S Tjokroaminoto di kediamannya. Kemudian, di Surabaya, Soekarno aktif dalam berbagai organisasi, misal Tri Koro Darmo yang dibentuk dari organisasi Budi Utomo. Tapi pada tahun 1918 nama organisasi tersebut diganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa), selain itu beliau juga aktif menulis dalam Oetoesan Hindia pimpinan H.O.S Tjokroaminoto.
Beliau tamat HBS pada tahun 1920, kemudian melanjutkan di Technische Hoge School (sekaran adalah ITB) di Bandung dengan jurusan Arsitektur. Saat di Bandung, beliau tinggal di kediaman Haji Sanusi (anggota Sarekat Islam) yang merupakan sahabat H.O.S Tjokroaminoto. Disana beliau bertemu dengan pemimpin National Indische Partij yaitu Ki Hajar Dewantara, Dr. Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo atau lebih dikenal Tiga Serangkai.
  • KELUARGA
Selanjutnya, saya akan memberitahu keluarga dari bapak bangsa kita. Beliau mempunyai istri yang banyak  yang saya tahu, kalau tidak salah beliau mempunyai istri 9, berikut nama beserta anak-anaknya:
  1. Siti Oetari (menikah pada tahun 1921, namun berpisah pada tahun 1923) status & anak: tidak diketahui
  2. Inggit Garnasih (menikah pada tahun 1923) status & anak: tidak diketahui
  3. Fatmawati (menikah pada 1943) status: telah meninggal, anak: Guntur (1944), Megawati (1947), Rachmawati (1950), Sukmawati (1952), Guruh (1953)
  4. Hartini (menikah pada tahun 1952) status: tidak diketahui, anak:Taufan (1951-1981), Bayu (1958)
  5. Ratna Sari (menikah pada tahun (1962, namun berpisah) status: menetap di Jepang ,  anak: Kartika (1967)
  6. Haryati (menikah pada tahun 1963) status: tidak diketahui, anak: Ayu
  7. Yurike Sanger (menikah pada tahun 1964) status & anak: tidak diketahui
  8. Kartini Manoppo (pernikahan tidak diketahui) status: tidak diketahui , anak: Totok (1967)
  9. Heldy Djafar (menikah pada tahun 1966)status & anak: tidak diketahui
  • WAFAT
Kesehatan beliau menurun sejak Agustus 1965, beliau mengidap penyakit ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria pada tahun 1961 dan 1964. Beliau bertahan sampai 5 tahun, sebelum akhirnya pada Minggu, 21 Juni 1970. Walau beliau meminta agar dimakamkan di makam Batu Tulis, Bogor, tapi pemerintah menetapkan Blitar sebagai tempat pemakaman beliau.
Tulisan saya masih banyak kekurangan, jadi mohon maaf bila terjadi kesalahn dalam penulisan.. semoga menambah ilmu,,

Ingat,,,, JAS MERAH... JAngan Sekali-kali MElupakan sejaRAH.. maju pemuda Indonesia!!!!!!!

Sumber:Wikipedia

0 comments: